PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Perjalanan tour dibeberapa Kabupaten dan Kota di pulau Borneo, menorehkan kisah dan kenangan dalam jalinan silaturrahmi antara sekampung, dan sesama bikers.
Perjalanan Touring to Borneo, akan saya tuangkan dalam tulisan ini, akan mengurai kisah-kisah dalam perjalanan ini.
Berawal dari keinginan beberapa bikers RMS Comunity Parepare, Zainal Azis Mandeng, Erwink, Sufyan Lahabi, SH.MH., H.Basir Makka, Kahar Mardjaeni.
Keinginan untuk Gaspol di pulau Borneo, bagaikan gayung bersambut dengan uluran tangan H. Syamsul Latanro (HSL) yang memberi reperensi Touring to Borneo II dengan jaminan Pengangkutan Kendaraan ke pulau Kalimantan dengan pasilitas yang dimilikinya. “Saya suka teman-teman bikers RMS Comunity, semangat mereka luar biasa, ingin menempuh perjalanan jauh dan bersilturrahmi dengan warga Parepare di tanah rantau, saya ingin ikut tapi terhalang padatnya rutinitas kegiatan, jadi saya hanya temani teman-teman sampai Samarinda saja.” Ucap Ketua LMP Parepare ini.
Hari pertama | 8 Maret 2021
Tiba di Samarinda, Zainal Azis Mandeng (Bung Enal) Koordinator Touring to Borneo yang juga Ketua Sulawesi Moto X RMS Comunity, mengarahkan rombongan menuju Hotel yang telah diorder DR.Nurfadillah Bakhtiar, setelah menitipkan barang bawaan, selanjutnya rombongan menuju Tenggarong-Kutai Kertanegara yang perjalanannya menikmati view keindahan jembatan Kutai Kertanegara, selanjut kembali ke Samarinda beristirahat.
Hari Kedua dan tiga | 9-10 Maret 2021
Perjalanan panjang dihari kedua, Samarinda 8.00 ke Bontang-Sangatta. Gaspol yang diikuti DR. H. Bakhtiar Tijjang, SE.MM, DR. Nurfadillah BT, H.Basir Makka SH, Sufyan Lahabi SH, MH, Andi Damang Tabbu, Puji Setioasih, Qonitah Mahresa(6th), A.Kahar Marjaeni, M.Topan, Wahyuni R, Halifian, A.Ricky Kadafy, AR.Arsyad SH. dan dikoordinir oleh Zainal Azis Mandeng.
Tiba di Bontang, jam 12.20, rumah Hj. Sitti Nurahmawati, warga Parepare yang telah lama menetap di Bontang, dan disusul kedatangan Anggota DPRD Bontang yang ingin menjamu rombongan bikers RMS Comunity Parepare, namun kami lebih awal telah dijamu oleh Puang Nura (panggilan akrab Hj. Sitti Nurahmawati).
Setelah, dijamu Puang Nura bersama Bakhtiar Wakkang, Sulawesi Moto X RMS Comunity Parepare menyerahkan Penghargaan kepada kedua warga Parepare ini, atas sambutannya dengan kedatangan Tour Borneo I. “Terima kasih sahabat-sahabat dari Parepare, saya tidak berharap piagam, saya sudah bersyukur bisa ketemu dengan sekampungku.” Ucap Thiar Wakkang. Dengan rombongan RMS Comunity Parepare menuju Sangatta.
Hal luar dugaan yang dialami rombongan bikers RMS Comunity, saat memasuki Sangatta ibukota Kabupaten Kutai Timur, rombongan disambut bikers Sangatta Max Comunity (SMAC Sangatta) diperbatasan kota, mengarahkan kesebuah Cafe & Resto Contigo yang Ownernya adalah warga Pinrang, H.Hamka yang juga telah bertahun-tahun berusaha di Sangatta.
RMS Comunity Parepare berterimakasih kepada SMAC Sangatta yang menyambut kedatangan rombongan Touring to Borneo II, “terimakasih, H.Hamka Talib, Om Ferly (Ketua SMAC Sangatta), Om Nurmin, Om noah, om aboestan, om rizal, om arif, om arkani, om dede, om eko untuk semua saudaraku satu aspal.” hanya ini kata yang dapat terucap lewat berita ini.
Rombongan RMS Comunity Parepare, menyambangi kantor/rumah Notaris Rosita, SH. MKn. Warga Parepare, anak A.S.Oedin, SH. Sebagai rangkaian penerima piagam penghargaan dari Sulawesi Moto X RMS Comunity.
Rencana awal Touring to Borneo balik ke Bontang dihari yang sama, namun takdir berkehendak lain. Rombongan menunda perjalan ke Bontang, disebabkan kendaraan salah satu bikers Touring to Borneo terjadi Trabel.
Bermalam di Sangatta, dijamu H. Arjuna Ali, mantan Anggota/Ketua DPRD Kutai Timur dua periode (PDK) dan saat ini digantikan oleh Istri tercinta di DPRD Kutai Timur Hj. Kamsiah Rahman yang juga telah dua periode (Nasdem). “memang rumah kami ini telah didesain untuk menerima warga, dan sering warga Kutai Timur nginap dirumah kami, dan sekarang saya senang warga Parepare ada yang mampir dan nginap disini.” ucap Hj. Siah, yang juga bendara Partai Nasdem Kutai Timur.
Trabel kendaraan, menunda perjalanan hingga 14.00, sehingga kami dilepas teman-teman SMAC (Om Noah, Pakde/Owner Warung Kediri) setelah dijamu. Perjalanan lanjut menuju Bontang, terhambat dengan derasnya hujan, sehingga kami tiba di Bontang 17.30.
Hal yang tak terduga, rombongan bikers B-MAC (Bontang Max Comunity) Portal dan meminta rombongan Touring to Borneo, RMS Comunity Pare mengikuti menuju sekertariat B-Max Comunity, yang telah menyiapkan Jamuan Malam (Dinner). Suasana malam di kota Bontang, kami diajak mengunjungi Bontang Kuala. Berfoto bersama bikers B-Mac, om Rudi, om mury, om Rahman, om Ari, om Kiky, Om Basri, om dewa, om Aries, om Vatar dan Ketua B-MAC Cak Noer. Setelah memenuhi Portal teman-teman B-MAC, ketua RMS Comunity Parepare Bung Enal, memutuskan nginap di Bontang.
Hari keempat | 11 Maret 2021
Setelah beristirahat, atas komando Ketua Bung Enal, Touring to Borneo II melanjutkan perjalanan menuju Samarinda dan Balikpapan. Menjadi kenangan yang terindah dalam hidup kami, adalah legenda gunung menangis, yang selama hidup kami hanya mendengar nama ini, namun kini bikers RMS Comumity Parepare telah melewati jalur ini.
Portal lagi, Touring to Borneo alami setelah memasuki Kota Samarinda, dengan munculnya om Heri (salah satu bikers Samarinda Max Comunity) meminta kami untuk merapat ke sekertariat II SMC.
Ternyata perjalanan Touring to Borneo yang dilakukan RMS Comunity Parepare, telah diketahui comunity bikers di Kaltim.
Hari kelima | 12 Maret 2021
Seperti halnya di Balikpapan, kami dijamu keluarga DR. H. Bakhtir Tijjang, SE, MM. yang juga pengusaha Hj.Ipah yang telah menyiapkan akomodasi. Namun tiba-tiba kemunculan Om Dik (Ketua IMO Samarinda) memportal rombongan Touring to Borneo II. Dan bantuan dari Om Dik kami dapat di Swab Antigen, sekaligus melancarkan perjalanan kami menuju Parepare.
- Banyak hikmah yang dapat kami petik, dari perjalanan touring, kesadaran dalam berbagi dan kerjasama tim, persahabatan, dan keikhlasan dalam persaudaraan sesama bikers. Kami ucapkan :
- Terimakasih untuk H. Syamsul Latanro yang telah mereperensi Touring to Borneo II sekaligus membiayai perjalan kami lewat KM. MADANI.
- Terimakasih Warga Parepare di Bontang, terkhusus Bakhtiar Wakkang (Legislatif Nasdem Bontang), Hj. Sitti Nurahmawati (P’ Nura/Kel. Sufyan Lahabi, SH. MH.), H. Basri dan Saudara Bikers B-MAC (Bontan Max Comunity).
- Terimakasih, Sangatta Max Comunity (SMAC sangatta), H. Hamka Talib (owner Cafe & Resto Contigo), Notaris Sangatta Rosita, SH, MKn., Hj. Kamsiah Rahman (Legislatif Nasdem Kutai Timur, H.Haruna, Om Noah, Kodang dan Om Ferly (ketua SMAC).
- Terimakasih, Om Heri bersama teman bikers Samarinda Max Comunity.
- Terimakasih H.Ipah bersama keluarga, Om Dik (ketua IMO Samarinda) bersama teman bikers samarinda.
Perjalanan pulang ke Parepare dengan KM. MADANI, tak lepas dari reperensi dan rekomendasi HSL, dan perjalanan ini ditutup dengan jemputan Nova bersama Makmur Wijaya dengan jamuan Dinner malam minggu Cafe Kenari. (AR).

