PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menerima Rombongan studi banding Anggota Komisi I dan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara, Rabu, 9 Juni 2021.
Rombongan dipimpin Ketua tim, Yanto Baoli, diterima Wakil Direktur Keuangan RSUD Andi Makkasau drg Andi Cenrara, Wakil Direktur Pelayanan dr Ibrahim Kasim, Ketua Dewan Pengawas H Minhajuddin Ahmad, dan beberapa Kepala Bidang di RSUD Andi Makkasau.
Pada kesempatan itu, Ketua Tim Yanto Baoli meminta saran dan masukan manajemen RSUD Andi Makkasau terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan 14 daerah di Sulsel ini.
Yanto mengemukakan, kesiapan dokter spesialis dan sarana kesehatan kekinian yang dimiliki RSUD Andi Makkasau patut dijadikan percontohan.
“Sebagai daerah baru, kami harus banyak belajar agar dapat sejajar dengan kabupaten kota lainnya. Hasil studi banding ini nantinya akan diaplikasikan di Morut,” ungkap Yanto.
Tim yang datang memetik pelajaran tentang bagaimana menjadi BLUD dan meningkatkan PAD rumah sakit, serta memenuhi kebutuhan medis dan pelayanan, seperti menyediakan stok darah dan pengelolaan ambulans jadi pendapatan agar tidak menjadi temuan.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Andi Makkasau, dr Ibrahim Kasim menjelaskan, ada 32 dokter spesialis di RSUD Andi Makkasau. Para tenaga medis ini dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
“Ada beberapa kategori dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seperti ramah, menjamin kebersihan, menyiapkan Alkes terbarukan, dan pengelolaan keuangan secara transparan,” terang dr Ibe, sapaannya.
dr Ibrahim yang juga Ketua IDI Parepare ini menekankan, pelayanan kesehatan yang baik akan menunjang pendapatan rumah sakit.
“Penilaian pertama masyarakat datang berobat ke rumah sakit adalah pelayanan kesehatan yang dirasakan pasien,” tandas dr Ibe. (*)

