Site icon Suara Ajatappareng

Bangkitkan Rasa Cinta Tanah Air, Pemkot Parepare Ingatkan Kaum Milenial Tentang Nilai Luhur Budaya Bangsa

Wakil Walikota Parepare, H. Pangerang Rahim membuka Sosialisasi.

PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kota Parepare menggelar Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Terhadap Nilai-nilai Luhur Budaya Bangsa Guna Memantapkan Rasa Cinta Tanah Air Bagi Pemuda.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim yang mewakili Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe di Hotel Pare Beach Parepare, Rabu, 16 Juni 2021. Kegiatan diikuti oleh 65 perwakilan Organisasi Kepemudaan di Parepare.

Dalam sambutannya, Wawali Pangerang Rahim mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Itu karena di masa sekarang tantangan untuk memelihara rasa cinta tanah air semakin besar, tak terkecuali yang melanda generasi muda.

“Generasi muda atau generasi milenial merupakan pelanjut estafet kepemimpinan bangsa ini ke depan,” ingat Pangerang.

Perubahan global, kata dia, berdampak pada skala regional sangat cepat terjadi. Apalagi dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat.

Olehnya itu, Pangerang menekankan, generasi milenial harus diberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur bangsa.

Hal senada dikatakan Kepala Badan Kesbangpol Parepare, Muhlis Salam. Menurut Muhlis, kegiatan sosialisasi ini dilakukan agar dapat berkesan kembali bahwa bangsa ini khususnya generasi kaum milenial atau generasi muda, dapat mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai luhur bangsa sejalan dengan nilai Pancasila.

“Ini harus kita kembangkan. Karena kalau ini hilang apa jadinya bangsa kita ini. Oleh karena itu, pemahaman ini sangat penting untuk memaknai dan memahami dirinya sendiri, bahwa siapa yang besarkan bangsa Indonesia kalau bukan bangsa Indonesia sendiri termasuk kalangan generasi muda,” imbuh Muhlis.

Muhlis mengemukakan, jika luntur nilai budaya, hancurlah bangsa ini. “Apalagi kelihatan kemajuan teknologi, budaya asing merembes masuk ke negara kita sasarannya adalah kaum milenial,” tegas Muhlis. (*)

Exit mobile version