Site icon Suara Ajatappareng

Ini Penjelasan Sekda Parepare Untuk Pedagang di Kawasan Pare Beach Tuai Aksi Protes

PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) berada di Kawasan Pare Beach Pasar Senggol, memprotes surat edaran dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare.

Mereka meminta agar waktu jam malam ditambah hingga pukul 24.00 WITA. Sejumlah pedagang di kawasan tersebut juga mengklaim, jika permintaan penambahan jam malam hingga pukul 24.00 WITA, didukung dan disetujui oleh Komisi III DPRD Parepare.

Para pedagang ini saat didatangi oleh Tim Gakkum Kecamatan Ujung, sempat terlibat aksi cekcok hingga salah seorang pedagang mengamuk dan seorang pedagang lainnya membanting meja ke hadapan petugas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, H.Iwan Asaad mengatakan, jika solusi dari para pedagang di Kawasan Pare Beach yang meminta penambahan waktu jam malam hingga pukul 24.00 WITA sulit untuk disetujui.

“Mungkin salah satu solusinya adalah dimajukan jadwal menjualnya dan waktu tutupnya. Sudah dimundurkan sejam pada SE Satgas yang baru. Sebelumnya tutup jam 20.00 WITA dan pesan antar pkl 21.00 WITA. Pada SE Satgas baru hingga pukul 21.00 WITA dan pesan antar hingga pukul 22.00 WITA,” katanya saat dihubungi melalui via whatsapp.

Kata dia, pihaknya tak kendor mengedukasi dan melakukan pendekatan jika para pedagang tersebut masih bersikeras menolak surat edaran dari Tim Satgas.

“Kami tidak akan ada kata berhenti untuk mengedukasi hingga melakukan pendekatan secara bijak dengan menugaskan aparat Pemda senantiasa memberikan pemahaman bahwa kondisi ini adalah untuk kepentingan orang banyak,” ujar Iwan kepada Suarajatappareng.com.

Sebelumnya, pada rapat monitoring dan evaluasi, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Kota Parepare salah satu daerah yang memprihatinkan dalam penanganan Covid-19 dan sulit dikendalikan.

“Saya selalu ingatkan kepada masyarakat, jangan tunggu parah baru ke rumah sakit. Kalau ada gejala disarankan segera ke puskesmas atau tempat kesehatan lainnya untuk pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Menurut Walikota Parepare dua periode itu, masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya dituntut untuk bergerak cepat dalam menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat. (Andi Ukki)

Exit mobile version