PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Andi Firdaus Djollong menghadiri lokakarya peminatan program Dana Hibah Air Minum Sumber Dana APBN tahun anggaran 2023. Diselenggarakan dari tanggal 17 sampai tanggal 19 Mei 2022.
Firdaus menjelaskan, Program itu bertujuan untuk memberi kesempatan kepada Pemerintah daerah melalui PDAM masing-masing untuk mengusulkan dana hibah sambungan baru untuk rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) guna tercapai program pemerintah pusat tersedianya 10 juta sambungan rumah diseluruh indonesia.
Mantan Legislator PAN Parepare mengatakan, Program itu akan sangat membantu masyarakat. Khususnya bagi calon pelanggan di PAM tirta karajae. Karena biaya pasang barunya langsung dari Pemerintah Pusat.
Kata Firdaus, untuk Parepare masih ada satu persyaratan yang belum bisa dipenuhi sehingga program pemerintah pusat ini dari tahun ke tahun belum bisa diusulkan oleh PAM tirta karajae.
“Yakni belum adanya penambahan pagu Penyertaan Modal Pemerintah Daerah. Persayaratan lainnya sudah dimiliki. Termasuk Idle Kapasity sangat memungkinkan,” jelasnya.
Untuk itu, sambung dia, melalui DPRD Parepare bisa dibuat Perda penyertaan modal pemeruntah daerah bisa dibahas tahun ini. Sehingga, tambah Firdaus, PAM Tirta Karajae bisa mengusulkan 1000 sampai 3000 sambungan baru untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
“Rencananya mau konsultasi dengan DPRD dulu untuk cek kapan DPRD punya agenda untuk memasukkan Perda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah. Kalau tahun ini bisa di masukka sebagai agenda dan diselesaikan maka tahun ini akan kita usulkan dan dikerjakan tahun 2023,” imbuhnya. (Adv)

