PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (BAWASLU) Parepare melaksanakan soeialisasi perang pengawas Ad hoc yang memiliki kualitas, di kantor BAWASLU Kota Parepare. Jalan Khalik No. 23. Sabtu, 2 Juli 2022.
Sosialisasi dengan Dialog Publik Tematik untuk Menakar Kualitas Pengawas Adhoc Pemilu yang dilaksanakan dengan During dan Daring yang dipandu Nur Islah, SE., ME. Narasumber dari ketua BAWASLU Sulsel, Drs. Saiful Jihad, M.Ag. bersama Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Sulsel, Mardiana Rusdi, SE., M.I.kom.
Sosialisasi dengan dialog ini dibuka langsung oleh ketua BAWASLU Parepare, Zainal Asnun, S.Ip. dalam sambutannya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan untuk bisa lebih memahami Pemilu 2024 nantinya. “Saya berharap bapak-bapak, ibu-ibu bisa lebih memahami proses Pemilu ini. Sehingga penyelenggaraannya bisa mencapai ” Katanya dengan membuka dialog.
Saiful Jihad sebagai narasumber, meminta kepada pengawas Ad hoc dari BAWASLU untuk lebiih menjalin kerjasama dengan organisasi-organisasi dan tokoh agama, karena melalui hubungan ini bisa membantu Bawaslu menyampaikan rehulasi-rehulasi dan penegakan aturan bisa terlaksanakan, “hal tersebut dimaklumi, dengan keterbatasan personil yang dimiliki oleh BAWASLU, dimana ditingkat kota 3 orang dan tingkat kecamatan 3 orang sementara klurahan atau di desa hanya 1 orang.” Jelas Ketua BAWASLU Sulsel ini.
Sementara Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Sulsel, Mardiana Rusdi, SE., M.I.kom. mewanti-wanti perang pengawas Ad hoc dalam hal ini Bawaslu lebih sering mengupdate data pemilih. “KPU Parepare menetapkan 99.111, lalu dalam proses pemutakhiran saat ini, yang berjalan terjadi penurunan angka 98.461, berarti ada 651 pemilih yang dicoret, ingat dalam penetapan DPT Pemilu itu menggunakan KTP-E itu sebagai basis untuk terdaftar di DPT, ini menjadi catatan penting untuk dapat mengedukasi bersama apa indikator terjadinya penguran hingga mencapai jumlah sampai 651 kurang waktu 651.” Jelasnya.
Ana sapaan akrab Presidium JADI ini, berharap Pengawas Adhoc Pemilu tetap semangat dalam menjalankan tugasnya dengan membangun kemitraan ex Adhoc dan kalangan kelembagaan yang siap membantu mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024 ini.(AD).

