JAKARTA, SUARA AJATAPPARENG –
Setelah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Pusat, H. Surianto bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam rangka memperkuat sinergi dan mempercepat program pengembangan olahraga takraw di Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru PSTI untuk menyampaikan visi, agenda kerja, serta komitmen dalam meningkatkan prestasi takraw nasional. Dalam kesempatan itu, H. Surianto menegaskan bahwa PSTI akan fokus pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas kompetisi, serta profesionalisasi organisasi di semua tingkatan.
“Kami ingin memastikan bahwa takraw Indonesia memiliki arah pembinaan yang jelas, terstruktur, dan berbasis data. Sinergi dengan KONI Pusat menjadi kunci untuk mewujudkan prestasi internasional yang lebih baik,” ujar H. Surianto.
Ketua KONI Pusat menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas semangat kolaboratif yang ditunjukkan PSTI. Ia menegaskan kesiapan KONI untuk mendukung berbagai program strategis yang dirancang PSTI, termasuk peningkatan kapasitas pelatih, penguatan manajemen organisasi, hingga persiapan Indonesia menghadapi event-event internasional.
Audiensi ini juga membahas pentingnya memperluas akses pembinaan takraw ke berbagai daerah, termasuk kawasan Ajatappareng, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung atlet berbakat. Program penguatan daerah dinilai penting guna memastikan regenerasi atlet berjalan optimal.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen kedua pihak untuk membangun komunikasi intensif dan mewujudkan kerja sama yang produktif demi kemajuan olahraga takraw Indonesia.
Dengan semangat baru dari kepengurusan PSTI di bawah nahkoda H. Surianto, diharapkan olahraga sepak takraw semakin berkembang, profesional, dan mampu mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.(*SA).

