PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menerima kunjungan Plt. Ketua PWI Sulawesi Selatan, H. Zulkifli Gani Ottoh (Zugito), yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026).
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus, di antaranya H. Rukman Nawawi (Plt. Bendahara PWI Sulsel), H. Manaf Rahman, Abdul Razak Arsyad, Andi Mulyadi, Samiruddin, serta Pemimpin Redaksi Parepos, Akbar Hamdan. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
Dalam pertemuan itu, Zugito menyampaikan agenda strategis PWI Sulsel dalam waktu dekat, yakni pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) PWI Sulsel yang dijadwalkan pada 2 Juni 2026. Selain sebagai ajang konsolidasi organisasi, Konferwil diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme dan integritas wartawan di Sulawesi Selatan.
“Selain silaturahmi, kami juga menyampaikan rencana Konferwil sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas jurnalistik di daerah,” ujar Zugito.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, menyambut baik kehadiran jajaran PWI Sulsel. Ia mengapresiasi peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Namun demikian, Tasming juga mengungkapkan tantangan yang tengah dihadapi Pemerintah Kota Parepare, khususnya terkait kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada kerja sama media. Di sisi lain, jumlah wartawan dan media di Parepare yang mencapai sekitar 60 menjadi dinamika tersendiri dalam pengelolaan kemitraan yang sehat dan berkelanjutan.
“Dalam kondisi efisiensi seperti saat ini, kami tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan media. Namun tentu diperlukan penataan yang lebih terukur dan profesional,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Zugito menawarkan solusi konstruktif berupa mekanisme klarifikasi dan verifikasi media, guna memastikan keberadaan wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik secara profesional sesuai standar dan kode etik.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pers yang sehat, akuntabel, serta mampu mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berkualitas.
Audiensi ini menjadi penanda komitmen bersama antara Pemerintah Kota Parepare dan PWI dalam membangun hubungan yang adaptif, edukatif, serta produktif, demi menghadirkan ruang informasi publik yang kredibel dan berintegritas.(*AD).

