PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG – Peringatan Hari Buruh tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum refleksi terhadap peran strategis para pekerja dalam menggerakkan roda pembangunan. Hal ini disampaikan oleh Yasser Aslancanring, yang akrab disapa Bogart, Ketua TKBM Pelabuhan Nusantara Parepare, yang menekankan pentingnya pemahaman yang lebih luas tentang definisi buruh di tengah masyarakat.
Menurut Yasser, buruh tidak semata-mata identik dengan pekerja di sektor fisik seperti pelabuhan atau industri berat. Ia menegaskan bahwa buruh adalah setiap individu yang bekerja dan menerima upah atau imbalan dalam bentuk apa pun, baik di sektor formal maupun informal.
“Buruh adalah mereka yang mengabdikan tenaga, pikiran, dan keahliannya kepada pihak lain dengan memperoleh kompensasi. Ini mencakup pekerja kerah biru hingga profesional kerah putih. Semua memiliki kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mendefinisikan pekerja atau buruh sebagai setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain. Definisi ini menjadi dasar penting dalam menjamin hak, perlindungan, dan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.
Lebih lanjut, Yasser menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pekerja dalam momentum Hari Buruh Internasional. Ia berharap peringatan ini tidak hanya menjadi simbol perjuangan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berkeadilan.
“Selamat Hari Buruh untuk seluruh pekerja di mana pun berada. Semoga dedikasi dan kerja keras yang diberikan menjadi berkah, serta mendapat perlindungan dan penghargaan yang layak,” tambahnya.
Dalam perspektif konstruktif, Yasser juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kerja yang berkelanjutan. Menurutnya, tantangan globalisasi dan transformasi digital menuntut tenaga kerja untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pemberi kerja. Komunikasi yang terbuka dan saling menghargai dinilai menjadi kunci dalam menciptakan produktivitas serta stabilitas dunia usaha.
Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap profesi memiliki nilai dan kontribusi. Dari pekerja lapangan hingga profesional di ruang-ruang strategis, semuanya adalah bagian penting dari fondasi pembangunan bangsa.(*AD)

