MAKASSAR, SUARA AJATAPPARENG – Komitmen membangun ekosistem informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab menjadi fokus utama dalam pertemuan silaturahmi antara Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Ayi Lesmana, dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031, Suwardi Thahir, di Makassar, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara Kodam XIV/Hasanuddin dan PWI Sulsel, menyusul amanah baru yang diemban kedua tokoh dalam institusi masing-masing. Suasana dialog berlangsung hangat, terbuka, dan sarat semangat kolaborasi demi mendukung tersedianya informasi publik yang kredibel di tengah derasnya arus komunikasi digital.
Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Ayi Lesmana menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua PWI Sulsel dan menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara institusi pertahanan dan insan pers sebagai mitra strategis pembangunan bangsa.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab. Karena itu, komunikasi yang baik antara narasumber dan jurnalis perlu terus diperkuat guna meminimalkan kesalahan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
“Komunikasi dan koordinasi yang intensif menjadi kunci untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki dasar yang kuat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Konfirmasi yang baik sebelum publikasi merupakan bagian penting dari praktik jurnalistik yang profesional,” ujar Kasdam.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan media bukan hanya soal hubungan kelembagaan, tetapi juga merupakan upaya bersama dalam menjaga stabilitas informasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun media massa.
Sementara itu, Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin. Ia menilai silaturahmi tersebut menjadi langkah positif dalam membangun kemitraan yang sehat dan produktif antara organisasi profesi wartawan dengan institusi strategis negara.
Suwardi menegaskan bahwa PWI Sulsel berkomitmen mendorong lahirnya karya jurnalistik yang menjunjung tinggi kode etik, profesionalisme, serta kepentingan publik.
“Kami berharap komunikasi yang telah terbangun ini dapat terus dipelihara dengan baik. Kemitraan yang sehat akan memberikan kontribusi positif dalam menghadirkan informasi yang mencerahkan, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Suwardi juga memaparkan visi kepemimpinannya di PWI Sulsel yang menitikberatkan pada penguatan organisasi yang inklusif, adaptif, dan terbuka terhadap seluruh anggota.
Menurutnya, organisasi profesi wartawan harus mampu menjadi rumah bersama yang mempersatukan, sekaligus menjadi wadah peningkatan kompetensi dan profesionalisme bagi para jurnalis di Sulawesi Selatan.
“PWI Sulsel harus hadir sebagai organisasi yang merangkul seluruh anggotanya. Semangat kebersamaan dan keterbukaan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara media dan berbagai elemen strategis bangsa dalam menciptakan ruang informasi yang sehat. Di tengah tantangan penyebaran hoaks dan disinformasi yang semakin kompleks, komunikasi yang terbuka, verifikasi yang ketat, serta penghormatan terhadap etika profesi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.
Silaturahmi antara Kasdam XIV/Hasanuddin dan Ketua PWI Sulsel ini diharapkan menjadi fondasi bagi terbangunnya kerja sama yang konstruktif, sekaligus memperkuat peran pers dan institusi negara dalam menghadirkan informasi yang terpercaya, mencerdaskan, dan bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan. (*AD)

