Site icon Suara Ajatappareng

PB PSTI Resmi Perkenalkan Bola Sepak Takraw Edisi World Cup 2027, Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Pusat Baru Takraw Dunia

JAKARTA, SUARA AJATAPPARENG – Tonggak sejarah baru olahraga sepak takraw Indonesia kembali tercipta. Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) secara resmi memperkenalkan bola sepak takraw edisi World Cup 2027 yang akan digunakan pada Kejuaraan Dunia Sepak Takraw di Makassar, Sulawesi Selatan, tahun depan.

Peluncuran yang berlangsung pada 22 Juli 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB PSTI, Prof. Dr. H. Surianto AM, S.Ag., M.M., didampingi Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF), Datuk Abdul Halim Kadir, sebagai simbol semakin besarnya kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia dalam pengembangan olahraga sepak takraw.

Kepercayaan yang diberikan oleh International Sepaktakraw Federation (ISTAF) dan ASTAF kepada Indonesia dinilai menjadi bukti bahwa PB PSTI berhasil membangun standar penyelenggaraan, pembinaan, dan inovasi olahraga sepak takraw yang diakui di tingkat global.

Bola edisi khusus tersebut hadir dengan identitas nasional yang kuat melalui desain dua kombinasi warna yang merepresentasikan bendera Merah Putih. Bola dengan dominasi merah-putih akan digunakan untuk kategori putra, sedangkan kombinasi putih-merah diperuntukkan bagi kategori putri.

Prof. Dr. H. Surianto menjelaskan, tahap awal produksi akan mencapai 10.000 unit yang nantinya didistribusikan kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) PSTI di Indonesia sebagai bagian dari upaya standarisasi peralatan pertandingan nasional menuju level internasional.

Selain digunakan pada kompetisi nasional, bola tersebut akan menjadi bola resmi pada Liga Sepak Takraw Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada November 2026, sebelum selanjutnya digunakan dalam Sepak Takraw World Cup 2027 di Makassar.

“Kedua-duanya ini adalah bola yang berstandar internasional. Inilah yang akan dipergunakan pada Liga Sepak Takraw Utama di Jakarta, kemudian juga akan digunakan pada World Cup Mei 2027 di Makassar,” ujar Prof. Dr. H. Surianto.

Peluncuran bola resmi ini menjadi salah satu langkah strategis PB PSTI dalam meningkatkan kualitas kompetisi nasional sekaligus memperkuat kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia. Kehadiran bola berstandar internasional tersebut diharapkan mampu memberikan keseragaman kualitas pertandingan, mulai dari level daerah hingga ajang internasional.

Lebih dari sekadar perlengkapan olahraga, bola edisi World Cup 2027 menjadi simbol kemajuan industri olahraga nasional. Dengan mengedepankan identitas Indonesia dalam desainnya, PB PSTI ingin menghadirkan kebanggaan nasional sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk olahraga yang memenuhi standar dunia.

Kepercayaan ISTAF dan ASTAF kepada Indonesia juga menjadi momentum penting bagi PB PSTI untuk terus memperluas diplomasi olahraga, meningkatkan pembinaan atlet, wasit, dan pelatih, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan sepak takraw internasional.

Dengan peluncuran bola resmi ini, perjalanan menuju Sepak Takraw World Cup 2027 di Makassar semakin matang, sekaligus mempertegas komitmen PB PSTI dalam membawa olahraga tradisional Asia Tenggara tersebut menuju panggung dunia melalui inovasi, profesionalisme, dan standar internasional.(*AD).

Exit mobile version