Beranda ADVERTORIAL Reses DPRD, Ratusan Warga Soreang Sampaikan Aspirasi Saat Reses Andi Fudail di...

Reses DPRD, Ratusan Warga Soreang Sampaikan Aspirasi Saat Reses Andi Fudail di Parepare

Anggota DPRD Parepare dari PKB Parepare, Andi Fudail melaksanakan Reses di Aula Hotel Delima Sari.

PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG – Ratusan warga Kecamatan Soreang memadati Aula Hotel Delima Sari, Jalan Andi Makkasau, Kota Parepare, Jumat, 23 Mei 2025. Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, mereka hadir mengikuti agenda reses anggota DPRD Kota Parepare, Andi Fudail, yang kini memasuki tahun pertama masa sidang kedua.

Reses ini menjadi wadah aspirasi yang terbuka dan hangat. Dari total 250 undangan yang hadir, sebanyak 163 lembar kertas aspirasi diserahkan berisi beragam masukan dan permintaan masyarakat. Tak hanya itu, delapan peserta juga menyampaikan langsung pertanyaan dan harapan mereka di hadapan legislator dari Dapil Soreang ini.

Salah satu persoalan yang mengemuka adalah kemudahan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dianggap terlalu longgar, bahkan sampai memberi peluang kewarganegaraan tanpa survei awal. Warga juga mengeluhkan belum tersentuhnya program bedah rumah serta harapan akan fasilitas perumahan, mengingat banyak dari mereka telah memiliki tanah selama puluhan tahun namun belum mampu membangun rumah.

Aspirasi lainnya datang dari pelaku UMKM yang berharap adanya bantuan usaha untuk menopang perekonomian keluarga. Selain itu, masyarakat meminta agar pelaksanaan event atau kegiatan pemerintah kota tidak hanya terpusat di Lapangan Andi Makkasau, tetapi juga menyentuh wilayah seperti Cempae, Wekkae, dan Mattirotasi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Fudail menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh masukan yang diterimanya hingga ke meja kebijakan. “Saya berada di sini bukan hanya sebagai anggota dewan, tapi sebagai perpanjangan tangan dari suara masyarakat Soreang,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia menegaskan bahwa program bedah rumah dan bantuan usaha akan tetap menjadi prioritas perjuangannya di DPRD. “Usaha kecil adalah denyut nadi ekonomi rakyat. Kita harus hadir memberi solusi, bukan janji,” tegasnya.

Andi juga menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang terkumpul akan didokumentasikan dan disampaikan ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, agar dapat ditindaklanjuti secara konkret.

Reses ditutup dalam suasana hangat. Meski belum semua persoalan dapat terjawab saat itu juga, masyarakat merasa didengar dan dihargai.

Bagi Andi Fudail, inilah makna sejati dari reses menjadi ruang temu antara rakyat dan wakilnya, bukan hanya saat kampanye, tetapi setiap saat kepercayaan itu diamanahkan.(*AD).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini