Beranda Covid-19 Dimakamkan dengan Protap Covid-19, Seorang Warga Parepare Meninggal Usai Dirawat di RS...

Dimakamkan dengan Protap Covid-19, Seorang Warga Parepare Meninggal Usai Dirawat di RS Fatima

PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Seorang warga diketahui berdomisili di Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, dimakamkan dengan protap Covid-19 di Pemakaman Covid-19, yang berada dibilangan Bilalange, Kecamatan Bacukiki, Kamis (29/7/2021) malam kemarin.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum meninggal, warga tak disebutkan identitasnya ini sempat dirawat di RS Fatima Parepare.

Dari pantauan pukul 22.45 WITA malam kemarin, terlihat sejumlah petugas menggunakan APD membawa jenazah ke RS Fatima Parepare dengan ambulans, disaksikan sejumlah warga dan keluarga, dijaga petugas dari kepolisian dan Satpol PP.

Pukul 23.32 WITA, terlihat petugas dengan APD mengeluarkan jenazah dari salah satu ruangan di RS Fatima, kemudian dinaikkan ke ambulans.

Pada pukul 23.53 WITA, jenazah diturunkan oleh petugas dari ambulance setelah tiba di tempat pemakaman Covid-19 yang berada dibilangan Bilalange, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Kepala Puskesmas Lapadde, Hj Nurhaeda mengatakan, pihaknya akan melakukan tracing, penyemprotan disinfektan dan tes PCR kepada kontak erat.

“Kami belum mengetahui jumlah kontak eratnya, namun kami menyediakan 20 PCR tes. Kepada para pelayat itu kami tidak lakukan PCR tes. Kepada kontak erat saja, yang berada di rumah itu,” jelasnya, Jumat (30/7/2021).

Sementara, Lurah Lapadde, Sri Meriany mengatakan, ia akan melakukan edukasi kepada pelayat, dimana sebelumnya sudah dia lakukan.

“Ini dibutuhkan kerjasama dengan adanya kasus tadi. Besok ini tidak hanya melakukan PCR dan sebagainya, tetapi kita juga mengedukasi semua warga. Kalau memang besok dari hasil PCR yang kontak erat ada informasi lebih lanjut, kami akan laporkan ke Dinas (kesehatan) untuk dilakukan PCR sebagaimana mestinya,” terangnya.

“Karena kenapa ? kondisi-kondisi seperti ini dibutuhkan kerjasama dan perhatian dari semua masyarakat,” pungkas Sri.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan jelas dari pihak RS Fatima Parepare. Dari informasi diperoleh, kematian warga ini diduga ada kelalaian pihak rumah sakit. Sehingga diharapkan pihak RS Fatima untuk memberikan klarifikasi. (Andi Ukki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini