PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Kehilangan Baliho, menjadi keresahan tersendiri bagi komunitas Sibawaki RMS Comunity, seperti dituangkan para bikersnya di FB masing-masing.
Status FB yang dibuat para anggota Sibawaki RMS Comunity, yang diduga ditujukan kepada Komunitas Sulawesi Moto X RMS Comunity Parepare, membuat para anggotanya harus menempuh jalur hukum.
Sulawesi Moto X RMS Comunity yang diwakili Andi Samarti Tabbu, melaporkan beberapa pemilik akun, diantaranya AU, ABR, Bhr dan Qm (anggota komunitas SRC).
Menurut Andi Damang sapaan Andi Samarti Tabbu, ia melaporkan status di FB itu, guna memperjelas status di FB agar tuduhan itu tidak membias dan bisa menimbulkan komplik.
“Saya harus laporkan mereka-mereka yang pasang status itu, dan status itu ditujukan kekolompok kami.” Tegasnya. Jumat, 17 September 2021.

Komunitas Sulawesi Moto X RMS Comunity Parepare, sejak dilantiknya Zainal Azis Mandeng oleh H. RUSDI MASSE MAPPESESSI (RMS) di Rappang sebagai Ketua, hingga saat ini tidak pernah memusuhi Comunitas bikers lain, katanya saat ditemui suarajatappareng.com di Posko Kita (sekertariat SM X RMS Comunity).
Ketua Sulawesi Moto X RMS Comunity Parepare, Zainal Azis Mandeng, berharap laporan polisi ini bisa mengungkap hilangnya Baliho Sibawaki RMS Comunity dengan membuka CCTV Polri pada Lokasi hilangnya Baliho.
Senada dengan SM X RMS Comunity, ketua Sulawesi New max Comunity (SNC) Parepare yang bertandang di POSKO KITA, ikut mempertanyakan maksud dan tujuan status FB anggota SRC (Sibawaki RMS Comunity), yang menuduh adanya komunitas lain mencuri balihonya.
“Saya akan menemui Ketuanya, akan pertanyakan maksud status anggotanya, siapa pengecut? Dan siapa yang pecundang?” Tegas Sudirman, di Sekret POSKO KITA.
Sementara Ketua Sibawaki RMS Comunity Makmur Wijaya yang dihubungi suarajatappareng.com, baik panggilan WA dan Konfirmasi Pesan WA tidak memberi jawaban. (AD).

















