BARRU, SUARAJATAPPARENG. COM – Kejadian Pada pukul 23.00 Wita, hari rabu dan satu jam lagi masuk hari kamis 20 januari 2022, arah kapal sudah tidak bisa saya kendalikan di karenakan cuaca yang sangat buruk, malam itu ungkap jamaluddin Sebagai Nahkoda KLM Nur Ainun Balqis.
Sehinggah mengakibatkan rusaknya kemudi kapal dan jangkar lepas, selama beberapa jam saya bersama awak yang lain berusaha keras dan berdoa agar kami bisa Selamat dengan kapal, dan sampai tibanya bantuan dari pemerintah setempat.
Jamaluddiin juga mengatakan sangat berterimakasih dengan sangat cepatnya bantuan pemerintah barru, tim Basarnas dari pare-pare,BPBD barru,dan Polres barru. Terimakasih juga kepada bapak Sekda kabupaten barru yang hadir membantu penyelamatan pada kamis/20/01/2022 dini hari.
Saya meningalkan lokasi beserta awak kapal yang lain dengan mendapat petunjujuk dari penanggujawab Wilker pelabuhan awerrangnge bapak Rahman ST dengan mengirim KLM arafah 02 dan bantuan Polairud setempat ryang akan menarik kapal Nur Ainun Balqis kembali ke pelabuhan awerrangnge Untuk di perbaiki ucap jamalluddin.
Rahman ST selaku penanggung jawab Wilker pelabuhan awerrangnge membenarkan kejadian kecelakaan tersebut, dan menyampaikan ke awak media dan memperlihatkan dokumen Surat persetujuan berlayar dengan No. 122 GNK.UPP.ll/15/l/2022. Asal awerrangnge tujuan bone, dengan muatan Nihil,maksudnya tidak ada muatan kapal pak,jelas Rahman ST di pelabuhan Awerrangnge pada hari Jumat 21/01/2022.
Kembali jamaluddin menyampaikan bahwa,bukan kami menolak di evakuasi oleh tim basarnas, tetapi saya pribadi menganggap lebih baik saya dan beberapa anak buah kapal tinggal untuk menjaga kapal,karena jika di tinggalkan akan berdampak kerusakan yang lebih banyak, karena kapal tidak rusak parah” tutup jamaluddin. ( IQ )

















