SIDRAP, SUARA AJATAPPARENG – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga beladiri tradisional, melalui perhatian dan dorongan nyata kepada Perguruan Pencak Silat Baringin Sakti Sidrap.
Dalam menghadapi ajang Championship Habibie 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2025 di GOR Kota Parepare, Perguruan Pencak Silat Baringin Sakti tengah melakukan persiapan intensif. Sebanyak 52 atlet muda potensial dari berbagai jenjang usia digembleng dengan latihan fisik dan penguatan pemahaman teknik-teknik pencak silat demi mengharumkan nama daerah.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan olahraga dan pembinaan karakter pemuda, mendapat apresiasi dari kalangan pelatih dan pengurus pencak silat. Kepemimpinan beliau dianggap telah membuka ruang luas bagi berkembangnya bibit-bibit atlet beladiri di Bumi Nene Mallomo.
Sitti Patimang Taha, selaku Plt. Ketua sekaligus Pembina Perguruan Pencak Silat Baringin Sakti Sidrap, menyampaikan rasa optimisnya terhadap para atlet yang tengah dipersiapkan. “Berkat semangat yang tumbuh di tengah para siswa, serta dukungan moril dari pemerintah daerah, kami yakin Sidrap akan tampil membanggakan di ajang Championship Habibie 2025. Semangat anak-anak kami menyala!” ujarnya.
Sementara itu, Irfan Benda, pelatih utama di perguruan tersebut, turut menegaskan bahwa semangat juang para atlet sangat tinggi. Ia pun berharap dukungan lebih lanjut dari Pemkab Sidrap, baik dalam bentuk pembinaan jangka panjang, fasilitas latihan, hingga dukungan logistik menjelang kompetisi.
“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif, olahraga pencak silat akan semakin mendapat tempat strategis dalam pembangunan karakter generasi muda Sidrap,” ungkap Irfan.
Dengan kolaborasi antara pelatih, pengurus, atlet, dan Pemkab Sidrap, harapan untuk membawa pulang medali dan mengangkat nama daerah di kancah regional maupun nasional bukanlah hal yang mustahil.(*AD)

















