Beranda ADVERTORIAL Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Fraud Awareness SessionPerkuat Sinergi Anti-Fraud Bersama...

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Fraud Awareness SessionPerkuat Sinergi Anti-Fraud Bersama Kejaksaan, BPKP, dan PT Pertamina (Persero)

MAKASSAR, SUARA AJATAPPARENG – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar Fraud Awareness Sharing Session bertajuk “Fraud Control Strategic: Upaya Preventif, Deteksi, dan Sanksi Hukum sebagai Satu Kesatuan Anti-Fraud dalam Mendukung Proses Bisnis di PT Pertamina Patra Niaga”, Kamis (17/7), di Hotel Hyatt Makassar.

Kegiatan strategis ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran manajemen dan perwira Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, hingga perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulsel, serta PT Pertamina (Persero).

Dalam sesi utama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Agus Salim menegaskan pentingnya kemitraan antara korporasi dan institusi hukum untuk mencegah dan menangani tindak kecurangan.

“Fraud bukan hanya soal kerugian internal, tapi persoalan publik. Dunia usaha wajib membangun sistem deteksi dini dan pengawasan internal yang kuat. Kejaksaan akan mendukung dengan pendekatan hukum yang proaktif,” tegasnya.

Senada, Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Rasono, menyampaikan bahwa penguatan budaya integritas di lingkungan kerja menjadi kunci sukses pengendalian fraud berbasis risiko.

“BPKP mendukung penuh upaya korporasi dalam menanamkan nilai-nilai integritas di seluruh lini. Pencegahan tidak cukup dengan sistem, tapi juga harus jadi bagian dari budaya kerja,” ujar Rasono.

Sementara itu, Ariani Wulandari, Manager Fraud Prevention PT Pertamina (Persero), menyampaikan bahwa Pertamina menempatkan integritas sebagai prinsip utama dalam menjalankan seluruh aktivitas bisnis.

“Fraud bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Maka pencegahan harus dilakukan lintas fungsi, dengan sistem yang adaptif dan budaya organisasi yang menjunjung tinggi kejujuran,” jelas Ariani.

Acara ini turut dihadiri oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, yang memberikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam memperkuat sistem anti-fraud.

“Kegiatan ini bukan sekadar forum diskusi, tapi bagian dari refleksi korporasi untuk terus menjaga tata kelola yang transparan, bersih, dan akuntabel,” ungkap Fanda.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Fungsi Internal Audit Region III Area Sulawesi bersama Legal Counsel Sulawesi, serta diikuti oleh perwira dari seluruh unit operasi Pertamina Patra Niaga di wilayah Sulawesi.

Dengan semangat kolaboratif, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang bersih dari fraud, serta mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang berintegritas dan berkelanjutan.(*Ama)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini