Beranda ADVERTORIAL “Bismillah, Dengan Hati Tulus: Abdul Razak Arsyad Siap Melanjutkan Amanah PWI”

“Bismillah, Dengan Hati Tulus: Abdul Razak Arsyad Siap Melanjutkan Amanah PWI”

Resmi Maju Kembali Calon Ketua, setelah didaftarkan Ketua Team A.Efendy

PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG — Dalam Suasana Penuh Keikhlasan, Abdul Razak Arsyad Siap Melanjutkan Amanah PWI Parepare-Barru

Di bawah langit cerah Kota Parepare, semangat baru kembali berhembus di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare-Barru. Pada Senin, 2 Juni 2025, Ketua Tim Pemenangan, Agustin Efendy, secara resmi mendaftarkan Abdul Razak Arsyad, yang akrab disapa Acha Doel, sebagai calon Ketua PWI Parepare-Barru untuk masa bakti selanjutnya.

Dengan kalimat pembuka yang menyentuh hati, “Bismillahirrahmanirrahim, yang harus siap memikul beban itu,” Acha Doel menunjukkan kesiapan dan ketulusan dalam menerima tanggung jawab besar ini. Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti proses pendaftaran ini, menjadi pertanda bahwa perjuangan yang akan datang bukan hanya sekadar kontestasi, melainkan ikhtiar mulia demi kemajuan profesi dan marwah kewartawanan di Ajatappareng.

Acha Doel secara terbuka menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh sahabat, rekan wartawan, dan terutama kepada Ketua Tim, Agustin Efendy. Ia mengakui bahwa sosok Pendy bukan hanya sebagai kawan seperjuangan, tetapi juga seorang pribadi selektif yang tidak mudah mengambil peran, kecuali karena kepercayaan yang kuat terhadap figur yang ia dukung.

“Saya tidak pernah menyangka karakter seperti Pendy ini mau memikul tanggung jawab sebagai ketua tim. Beliau ini dalam memilih, serta suka dan tidak suka, sangat selektif,” ujar Acha Doel dengan nada haru.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Ketua PWI Parepare-Barru sejak SK resmi ditetapkan pada 18 Agustus 2022, dirinya tidak pernah merasa bangga berlebihan atas pencapaian-pencapaian yang telah diraih. Ia lebih memilih untuk bersyukur atas setiap langkah kecil yang berhasil diwujudkan demi kemaslahatan bersama.

“Saya cuma mensyukuri bahwa saya telah melaksanakan sebagian dari cita-cita atau program. Ada pun orang yang suka dan tidak suka dengan kepemimpinan saya, itu adalah dinamika yang harus ikhlas saya terima,” imbuhnya.

Sikap rendah hati dan semangat pelayanan ini memberikan harapan baru bagi insan pers di Parepare dan Barru. Di tengah tantangan zaman dan perubahan dunia media yang dinamis, ketulusan hati dan keteguhan niat menjadi kekuatan yang tak ternilai.

Semoga proses ini menjadi bagian dari perjalanan demokrasi yang menyejukkan, menjunjung nilai kebersamaan, dan menguatkan solidaritas di antara para pewarta.

SUARA AJATAPPARENG akan terus mengikuti dinamika ini, dan seperti biasa, menyajikan informasi yang jernih, berimbang, dan menginspirasi.(***).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini