AICHI-NAGOYA, JEPANG, SUARA AJATAPPARENG — Timnas Sepak Takraw Indonesia menunjukkan performa impresif pada nomor kuadran putra dan putri di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (30/9/2026).
Berlaga di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, skuad binaan Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) sukses menyapu bersih empat pertandingan dengan kemenangan. Torehan tersebut sekaligus memperlihatkan konsistensi permainan Indonesia di fase grup.
Kemenangan pertama datang dari Tim Kuadran Putra Indonesia yang menghadapi Korea. Indonesia tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.
Hasil serupa diraih Tim Kuadran Putri Indonesia saat berhadapan dengan Laos. Indonesia mengendalikan permainan dan memastikan kemenangan 2-0.
Namun, laga paling menarik terjadi pada sore hari ketika Tim Kuadran Putra Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Jepang.
Indonesia merebut set pertama dengan skor 15-12. Jepang kemudian memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan setelah memenangkan set kedua 15-10.
Pada set penentu, Indonesia kembali menunjukkan ketenangan dan soliditas permainan. Dengan pertahanan yang rapat serta variasi serangan yang efektif, Indonesia mengunci kemenangan 15-10 dan memastikan kemenangan 2-1 atas Jepang.
Keberhasilan menaklukkan tuan rumah mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum PB PSTI, Prof. Dr. H. Surianto AM, S.Ag., M.M. yang hadir memberikan dukungan kepada para atlet.
“Kita ini perunggu sudah di tangan,” ujar Surianto dengan optimistis.
Surianto menilai perjuangan para atlet menunjukkan perkembangan positif dan semangat juang yang semakin kuat. Dukungan langsung dari jajaran PB PSTI dan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Pusat menjadi bagian penting dalam menjaga motivasi serta fokus atlet menghadapi pertandingan berikutnya.
Kepercayaan diri juga disampaikan Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, Mayjen TNI Purn. Dr. Suwarno.
“Kita bisa mengalahkan tuan rumah. Diharapkan besok menang lagi dan bisa menjadi juara grup,” kata Suwarno.
Sementara itu, Prof. Dr. Johansyah Lubis, akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), memberikan catatan teknis terhadap kemenangan Indonesia atas Jepang.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak terlepas dari kemampuan Indonesia memainkan variasi serangan, pertahanan yang solid, ketenangan dalam pertandingan, daya juang, serta konsistensi permainan.
“Tim sepak takraw Indonesia meraih kemenangan atas Jepang pada fase grup nomor kuadran berkat variasi serangan, pertahanan yang solid, ketenangan, daya juang, serta konsistensi,” jelas Johansyah.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa servis dan penerimaan bola masih menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Sapu Bersih Empat Pertandingan
Dari seluruh pertandingan yang berlangsung pada 30 September 2026, Indonesia mencatat hasil sempurna:
- 08.00 WITA — Men’s Quadrant: Indonesia vs Korea 2-0 — Menang
- 09.00 WITA — Women’s Quadrant: Indonesia vs Laos 2-0 — Menang
- 15.00 WITA — Men’s Quadrant: Indonesia vs Jepang 2-1 — Menang
- 16.00 WITA — Women’s Quadrant: Indonesia vs Jepang 2-0 — Menang
Dengan demikian, Tim Kuadran Putra dan Putri Indonesia sama-sama berhasil menundukkan Jepang, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan fase grup.
Kehadiran langsung H. Surianto bersama jajaran KONI Pusat di arena pertandingan menjadi dorongan tersendiri bagi para atlet. Sebagai Ketua Umum PB PSTI, Surianto terus memberikan perhatian terhadap perjuangan skuad Merah Putih dalam mengejar prestasi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Perjuangan belum berakhir. Setelah menyapu bersih pertandingan hari ini, Timnas Sepak Takraw Indonesia masih harus menjaga konsentrasi dan konsistensi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Merah Putih terus berjuang dari Nagoya. Target berikutnya: kemenangan dan langkah lebih jauh menuju podium Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

















