Beranda Daerah Seorang Pedagang Pasar Senggol Terlibat Aksi Protes dengan Tim Satgas, Minta Jam...

Seorang Pedagang Pasar Senggol Terlibat Aksi Protes dengan Tim Satgas, Minta Jam Operasional Ditambah

Seorang Pedagang di Pasar Senggol Parepare melakukan Protes terhadap Tim Stgas Kec. Ujung.

PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Seorang pedagang di Kawasan Pasar Senggol Parepare, terlibat aksi protes dengan petugas Satuan Tugas (Satgas) Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sabtu (7/8/2021).

Aksi protes terjadi saat petugas terdiri dari Camat Ujung, beserta para lurah, yang dikoordinatori oleh Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP bersama TNI-Polri, Satpol PP, BPBD Dishub, dan Damkar, mendatangi Kawasan Pare Beach, yang ada di sekitaran Pasar Senggol.

Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 060/47/GT.COVID19 dan Perwali. Dimana dalam aturan tersebut menyebutkan, pengelola restoran, rumah makan, kafe/warung kopi, pedagang kaki lima, dan kuliner dibatasi hingga pukul 20.00 WITA untuk makan/minum ditempat, dengan jumlah pengunjung 25 persen dari kapasitas ruangan.

Seorang pedagang memprotes, meminta agar penambahan waktu operasional bagi pedagang di malam hari ditambah hingga pukul 00.00 WITA atau 12 malam.

“Jadi sesuai permintaan kami kemarin, sampai disetujui oleh anggota dewan Komisi III bagian perdagangan, malah dia mendukung kami minta sampai jam 12 malam,” ucapnya kepada Tim Satgas Kecamatan Ujung.

“Jadi tolong dikaji ulang, karena permintaan kami kemarin dari Komisi III diterima. Malah dia bilang (Komisi III DPRD Parepare) tolong disampaikan aspirasi ini. Bahkan dari Komisi III dia juga mendukung,” ungkap pedagang tersebut.

Sementara Camat Ujung, Ardiansyah Arifuddin mengatakan, aksi protes ini sudah beberapa kali dilakukan oleh pedagang. Para pedagang telah menyampaikan aspirasinya di Komisi III DPRD Parepare.

“Pada intinya, kami tetap berpedoman pada surat edaran sekarang ini. Kami sudah menyampaikan saran dan usulan masyarakat, ketika kami melaksanakan pemantauan bahwa kami sudah sampaikan ke pimpinan,” kata mantan Lurah Lapadde ini.

“Namun sekali lagi kami sampaikan bahwa kondisi Kota Parepare saat ini sangat memperihatinkan, sehingga kami memohon kepada masyarakat untuk bersabar. Khususnya bagi pelaku usaha untuk mematuhi jam malam yang sudah ditetapkan di surat edaran,” pungkas Ardiansyah. (Andi Ukki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini