Beranda Parepare Perguruan Tinggi Amsir Naik Status Jadi Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi...

Perguruan Tinggi Amsir Naik Status Jadi Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Bakhtiar Tijjang Jabat Rektor

Ketua Dewan Pembina, Dr. Ir. H. A. Saisal Sapada, SE, MSi. (kanan) usai Melantik Rektor Dr. H. Bakhtiar Tijjang, SE, MM, MH. (kiri) Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada

PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Yayasan perguruan tinggi Amsir Parepare resmi berubah menjadi Institut usai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan izin penggabungan Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), Akademi Sekretaris dan Manajemen menjadi Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Rabu (4/8/2021).

Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Kemdikbud Ristek dirangkaikan pelantikan Dr.Bakhtiar Tijjang, S.E.,M.M.,M.H., selaku Rektor Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 027 Tahun 2021.

Penyerahan dan penandatanganan SK Kepala LLDIKTI Wilayah IX Prof. Dr. Ir. Jasruddin, M.SI sekaligus menyerahkan SK Mendikbud Ristek kepada Ketua Dewan Pembina Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Ir. H. Faisal Andi Sapada, SE, MM.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Faisal Andi Sapada menyampaikan, kenaikan status dari sekolah tinggi menjadi Institut ini adalah banyak amanah yang harus diakukan. Terutama untuk tetap menjaga, tetap meningkatkan, dan tetap melaksanakan kegiatan proses belajar dan mengajar.

“Saya ucapakan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara (Sulawesi Selatan, Barat, dan Utara),” ucapnya.

“Perubahan (Sekolah Tinggi menjadi Institut) ini bukan hanya SK yang diserahkan, tapi juga sikap, pemikiran, juga harus melakukan perubahan-perubahan. Saya harap para dosen, para ketua atau Dekan nantinya harus bisa segera melakukan penyesuaian, melakukan perbaikan, dan melakukan tindakan. Apa yang diharapkan Pemerintah Pusat melalui surat keputusan yang dikeluarkan Kemendikbud Ristek insya Allah bisa kita laksanakan,” tambahnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Jasruddin mengaku senang dengan komitmen ketua yayasan (Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada) yang sudah warning dari awal kepada rektor yang baru saja dilantik untuk mengubah cara berpikirnya, sebab Institut bukan lagi ketua, sudah naik menjadi Rektor.

“Institut ini punya peluang untuk membuka program studi didalam bidang ilmu sosial dan bisnis. Kita ingin agar alumni perguruan tinggi mampu berkomunikasi, mampu bergaul secara di era global seperti sekarang ini. Oleh karena itu kita harus meriset orientasi kurikulumnya,” ujarnya.

Sementara, Rektor Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Bakhtiar Tijjang membeberkan proses pengusulan dari Sekolah Tinggi Amsir menjadi Institut.

“Awal proses pengusulannya itu pada Desember 2020, dan pada tanggal 2 Mei 2021 dilakukan evaluasi. Sekitar 7 bulan proses pengusulan dari Sekolah Tinggi Amsir menjadi Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada,” tutupnya. (Andi Ukki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini