Beranda ADVERTORIAL Walikota Parepare Pukul Gong, Tanda Dimulainya Habibie Championship yang Diikuti 800 Pesilat

Walikota Parepare Pukul Gong, Tanda Dimulainya Habibie Championship yang Diikuti 800 Pesilat

Walikota Parepare, H. Tasming Hamid resmi membuka Kejuaraan Pencat Silat Habibie Championship dengan pemukulang Gong.

Parepare Semarak, Habibie Championship Kembali Digelar: 800 Pesilat Tanding di GOR Kota Parepare

PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG — Kota Parepare kembali memancarkan pesonanya sebagai kota olahraga dan budaya dengan terselenggaranya Kejuaraan Pencak Silat Habibie Championship, Sabtu hingga Minggu, 28-29 Juni 2025, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Parepare.

Kejuaraan yang dihelat oleh Perisai Emas Nusantara ini terlaksana atas kerja sama IPSI Provinsi Sulawesi Selatan dengan IPSI Kota Parepare, sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparapor) Kota Parepare, Iskandar Nusu, dalam sambutannya.

Memasuki penyelenggaraan Kejurnas ke-III, ajang ini diikuti dengan antusias oleh 800 peserta yang tergabung dalam 34 grup pencak silat dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan. Mereka berlaga pada sejumlah kategori, mulai dari usia dini putra-putri hingga pra remaja putra-putri, mempertontonkan keindahan seni bela diri—baik dalam bentuk tunggal, berpasangan, tangan kosong, maupun dengan senjata tradisional seperti parang dan toya.

Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, yang menandai dimulainya kompetisi dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali. Kehadiran wali kota turut didampingi oleh Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, serta Ketua IPSI Parepare, Iskandar Nusu, yang juga menjabat Kepala Disparapor Parepare.

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Habibie Championship yang dinilai sebagai ajang strategis untuk mencetak generasi atlet pencak silat yang berprestasi.

“Kami berharap lewat kompetisi ini akan muncul pesilat-pesilat muda berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami juga berharap panitia dan wasit dapat menunjukkan profesionalismenya, sehingga kejuaraan ini berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Tasming Hamid.

Habibie Championship tidak hanya menjadi pentas unjuk kemampuan atlet, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar perguruan silat serta momentum melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia. Selain itu, kehadiran ratusan peserta, official, dan keluarga dari berbagai daerah turut memberi dampak positif bagi perekonomian Parepare, mulai dari tingkat hunian hotel hingga ramai UMKM.

Dengan antusiasme yang begitu besar, kejuaraan ini semakin meneguhkan Parepare sebagai kota yang layak dan siap menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional. Harapannya, Habibie Championship terus berlanjut tiap tahun, membawa semangat persaudaraan, prestasi, sekaligus memperkokoh identitas budaya bangsa. (*AD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini