SIDRAP, SUARA AJATAPPARENG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sidenreng Rappang, Muhammad Syawal Syaputra. Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Habibie Championship 2025 yang digelar di Kota Parepare, Syawal berhasil meraih Juara I Tanding Remaja Putra Kelas E. Tidak hanya itu, ia juga mengukir prestasi sebagai Juara II kategori Remaja Tunggal Tangan Kosong (T.T. Kodong).
Syawal, yang saat ini masih duduk di bangku sekolah menengah atas, memang dikenal sebagai sosok pelajar berprestasi. Namanya sempat mengharumkan Sidrap di ajang Lomba Duta Pelajar Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan bahkan terpilih mewakili Sulsel ke tingkat Nasional. Namun, media memperoleh kabar bahwa Syawal memilih membatalkan keikutsertaannya di tingkat nasional karena keterbatasan biaya.
Dalam wawancara singkat, Syawal dengan tenang mengungkapkan alasannya. “Saya tidak ingin menambah beban keluarga. Apalagi kami baru saja kehilangan ayah sekitar dua bulan lalu. Jadi sekarang saya lebih memilih membantu kakak mengurus dan mengembangkan perguruan Pencak Silat Baringin Sakti Cabang Sidrap, yang dulu dibangun almarhum ayah kami, Pak Syamsuddin Taha — orang biasa mengenalnya Pak Benda,” tuturnya.

Sikap Syawal ini menuai rasa haru dan kagum banyak pihak. Di tengah prestasinya yang terus melambung, ia tetap menunjukkan jiwa berbakti kepada keluarga serta komitmen menjaga warisan sang ayah. Tak hanya menjadi kebanggaan Sidrap di arena olahraga, Syawal juga menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan pengabdian.
Dukungan moril dan perhatian pihak-pihak terkait tentu sangat diharapkan agar potensi besar Syawal tidak berhenti sampai di sini. Dengan semangat juang yang terus berkobar, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat, Syawal akan kembali mengharumkan nama Sidrap di panggung nasional — baik melalui pencak silat maupun di bidang lainnya.
(tim/SUARA AJATAPPARENG)

















