PINRANG, SUARA AJATAPPARENG – Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Pinrang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Ahad, 27 Juli 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Peran IPIM untuk Mewujudkan Pinrang yang Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus refleksi peran strategis imam masjid di tengah dinamika umat.
Musda ini turut dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan para ketua organisasi keagamaan Islam se-Kabupaten Pinrang. Selain sebagai forum pemilihan kepengurusan baru, Musda juga menjadi ajang pertanggungjawaban kerja-kerja IPIM selama periode sebelumnya.
Ketua Pimpinan Daerah IPIM Pinrang, Drs. KH. Munta’, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda II merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab moral kepada umat.
“Kami dilantik saat masa sulit pandemi Covid-19. Alhamdulillah, kini kami bisa menyampaikan laporan dan menyatukan kembali semangat kebersamaan para imam masjid dari 12 kecamatan di Bumi Lasinrang,” ujar KH. Munta’.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kantor Kemenag Pinrang. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Imran Achmad, menekankan bahwa Musda bukan sekadar ajang pemilihan, tetapi juga penguatan ukhuwah.
“Ini bukan ajang adu kuat, tetapi ruang silaturahmi dan sinergi. IPIM punya peran penting dalam penguatan kehidupan keagamaan masyarakat Pinrang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IPIM Sulawesi Selatan, Dr. KH. Masykur Yusuf, M.Ag, dalam arahannya mengajak seluruh pengurus dan imam masjid untuk memperkuat sinergi, baik di internal IPIM maupun dengan pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik hadirnya Kabag Kesra Pinrang. Ini pertanda IPIM dan pemerintah siap jalan beriringan. Kita harap ini menjadi dorongan positif bagi aktivitas dakwah dan sosial di daerah,” ungkapnya.
Kegiatan Musda II dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pinrang, Rusli Rasyid, yang mewakili Bupati Pinrang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan dan harapan pemerintah daerah kepada para imam masjid.
“Kami terus berharap doa dan dukungan dari para imam. Visi kami menjadikan Pinrang sebagai kabupaten mandiri dan inklusif tidak bisa terwujud tanpa kemitraan yang kuat, termasuk dengan IPIM. Semoga Musda ini menjadi tonggak kolaborasi yang lebih produktif,” pungkasnya.
Dengan berlangsungnya Musda II ini, IPIM Pinrang diharapkan semakin solid dalam menunaikan peran strategisnya sebagai pilar spiritual umat, sekaligus mitra aktif pemerintah dalam membangun Pinrang yang religius, sejahtera, dan harmonis.(*Kaf)

















