Beranda ADVERTORIAL SMSI Sulsel Perkuat Sinergi Lewat Ngopi Bareng, Dorong Kemandirian Organisasi

SMSI Sulsel Perkuat Sinergi Lewat Ngopi Bareng, Dorong Kemandirian Organisasi

MAKASSAR, SUARA AJATAPPARENG – Kebersamaan dan sinergi menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan. Semangat itu tercermin dalam kegiatan silaturahmi Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan bersama jajaran penasehat yang dikemas dalam acara ngopi bareng, Minggu, 11 Januari 2026.

Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat keakraban sekaligus mendorong partisipasi aktif para penasehat dalam menyukseskan program-program strategis SMSI Sulsel ke depan.
Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi, dalam kesempatan tersebut memaparkan capaian program kerja 100 hari kepengurusan sejak dilantik pada September 2025. Ia menyebutkan, dari 16 kabupaten/kota yang telah ditunjuk pelaksana tugas (Plt), sebanyak 11 daerah telah melaksanakan musyawarah kabupaten/kota (muskab/muskot), dan enam di antaranya telah resmi dilantik.

“Kami menargetkan seluruh 17 kabupaten/kota di Sulsel sudah dilantik sebelum Ramadan. Harapannya, seluruh pengurus daerah yang terbentuk dapat bersama-sama menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Provinsi Banten pada 9 Februari 2026 mendatang,” ujar Anwar.

Pertemuan perdana yang digagas pengurus ini dihadiri oleh jajaran penasehat, di antaranya H. Andi Muhammad Gunawan dan Ir. Shafwan Haruna Rasyid, M.Eng. Turut hadir pula pengurus harian SMSI Sulsel, yakni H. Mappiar (Sekretaris), Ihsan Dj (Wakil Ketua), Rahman Hamza (Bidang Pendidikan), dan Syahrir (Bidang Organisasi), serta Ketua SMSI Kota Parepare, Abd. Razak, SH, MH.

Dalam suasana diskusi santai namun produktif, muncul sejumlah gagasan pengembangan unit usaha sebagai upaya memperkuat kemandirian finansial organisasi. Di antaranya rencana kerja sama dengan Event Organizer (EO) asal Jakarta untuk penyelenggaraan Muharram 1448 H Fun Walk serta Hajj Umrah Forum & Expo, dan pengembangan usaha di bidang peternakan.

Dari dua rencana tersebut, sektor peternakan ayam dinilai paling realistis untuk segera direalisasikan. Rencana ini akan memanfaatkan kandang milik H. Shafwan Haruna Rasyid di Kecamatan Pattallasang, Kabupaten Gowa, dengan pengelolaan profesional oleh pengurus SMSI Sulsel.

Gagasan ini dinilai memiliki prospek cerah, terutama di tengah keterbatasan suplai daging dan telur ayam akibat tingginya permintaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Prospek peternakan ayam sangat menjanjikan. Suplai untuk MBG menyerap cukup besar, sementara harga ayam dan telur terus meningkat. Ini peluang yang bisa dimanfaatkan SMSI melalui kerja sama, salah satunya dengan JAFFA,” ungkap Andi Muhammad Gunawan.

Ia menambahkan, kondisi tersebut turut berdampak pada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, akibat kenaikan harga di tingkat distribusi.

Rencana pengembangan usaha peternakan ini mendapat dukungan penuh dari Shafwan Haruna Rasyid. Ia menyatakan kesiapannya memfasilitasi penggunaan kandang miliknya demi mendukung kemandirian organisasi.

“Silakan lakukan plant survey, siapkan tenaga lapangan, dan segera ditindaklanjuti. Prinsipnya, saya mendukung penuh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kota Parepare, Abd. Razak, SH, MH, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya dapat bergabung dalam forum strategis tersebut.

“Sebagai Ketua SMSI Parepare, saya bersyukur bisa bersama para tokoh pers dan media Sulsel. Ini menjadi energi positif untuk membangun SMSI yang solid, profesional, dan berdaya saing, khususnya di daerah,” ungkapnya.

Pertemuan ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan, dengan harapan seluruh penasehat dan pengurus harian dapat terus berperan aktif dalam mendorong kemajuan SMSI Sulawesi Selatan. (AD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini