PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG –Satu dekade bukanlah perjalanan singkat. Di balik rentang waktu itu, tersimpan cerita tentang ketekunan, pengorbanan, serta cinta yang menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap rintangan dan tantangan.
Mario Bakti menandai sepuluh tahun perjalanannya dengan refleksi penuh makna atas suka dan duka yang telah dilalui. Sebuah keyakinan sederhana namun mendalam menjadi penguat langkah: “Jika bukan karena cinta, kita tak akan bisa sejauh ini.” Cinta terhadap pengabdian, kerja keras, dan komitmen kepada masyarakat menjadi napas dalam setiap proses yang dijalani.
Founder Mario Bakti, H. Asy’ari Abdullah, bersama CEO Hj. Kalsum Kadir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ini. Mereka menegaskan bahwa capaian satu dekade bukan semata tentang keberhasilan institusi, melainkan hasil dari kerja kolektif yang dilandasi dedikasi dan keikhlasan.
“Terima kasih atas setiap cucuran keringat, dedikasi tanpa pamrih, serta doa-doa yang terus dilangitkan. Semua itu menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan dan kepercayaan,” ungkap manajemen dalam pernyataan resminya.
Momentum 10 tahun ini dipersembahkan secara khusus untuk masyarakat Kota Parepare sebagai bentuk komitmen untuk terus hadir, berkontribusi, dan memberikan manfaat yang nyata. Mario Bakti bertekad menjadikan pengalaman satu dekade sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, lebih kuat, dan lebih berdampak di masa mendatang.
Dengan semangat cinta dan pengabdian, Mario Bakti menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat, menjadikan nilai kemanusiaan, integritas, dan keberlanjutan sebagai arah utama perjalanan ke depan.(*AD).

















