
PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Yayasan Perguruan Tinggi Amsir Parepare tanpa digembar-gemborkan resmi mengantongi Surat Keputusan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Kamis (5/8/2021).
Dengan resminya mengantongi SK Mendikbud Ristek ini, sekaligus naik status menjadi Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada. Institut Andi Sapada ini sudah memiliki 1280 mahasiswa, mengelola empat program studi. Yakni S1 Manajemen, Akuntansi, Hukum, dan D3 Manajemen Industri.

Ketua Dewan Pembina Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, Faisal Andi Sapada mengatakan, Institut Andi Sapada ini adalah bagian daripada mengembangkan sumber daya alam manusia untuk wilayah Parepare dan sekitarnya dengan penuh tanggung jawab dan penuh profesionalisme.
“Kepada bapak rektor yang baru, saya ucapkan selamat sekaligus saya menitipkan beberapa hal yang untuk bisa dilaksanakan,” pesannya.
Kata mantan Wakil Wali Kota Parepare ini, banyak yang perlu dibenahi, banyak yang perlu ditata, banyak yang perlu dibuktikan, bahwa sekolah tinggi ilmu sosial dan bisnis Andi Sapada memang pantas ada di Parepare.
“Kepada para dosen, alumni, mohon kerjasamanya, mohon bantuannya, agar kita jaga apa yang sudah kita kembangkan ini,” harap Ir. H. Faisal Andi Sapada, SE, MM.
“Kalau dilihat usulannya dengan pak Prof (Dr. Ir. Jasruddin, M.SI) cuma 7 bulan. Kalau ada orang urus institut sampai 7 tahun saya juga bingung. Tapi inilah kerja keras,” ujar FAS akronim Faisal Andi Sapada.
Usai dilantik, Rektor Intitut Andi Sapada, Dr. Bakhtiar Tijjang menargetkan dua bulan hingga tiga bulan ke depan segera menghadirkan program Pascasarjana Hukum yang saat ini sedang berproses.
“Dua sampai tiga bulan ke depan, kita segera menghadirkan program Pascasarjana Hukum, saat ini sedang berproses,” tutur mantan anggota DPRD Parepare ini.
Lanjutnya, setelah membuka Pascasarjana Intitut Andi Sapada mempersiapkan pengusulan prodi Kewirausahaan. Kata dia, prodi tersebut pertama di wilayah Ajatappareng.
“Kita juga akan buka prodi Kewirausahaan. Kita lihat prodi Kewirausahaan belum ada di wilayah Ajatappareng. Nah ini kita mau buka,” tutur Bakhtiar Tijjang.
Usai dilantik, pria hobi bikers ini, bergerak cepat menata perkuliahan. Ia mengungkapkan bakal terus meningkatkan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia. (Andi Ukki)
















