
PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – Satuan Tugas (Satgas) Pemkot Parepare dan Forkopimda terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19.
Hal tersebut berdasarkan surat edaran terbaru Nomor 060/32/GT.Covid-19 Tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Parepare.
Aktivitas masyarakat dibatasi hingga pukul 22.00 Wita. Dilonggarkan 1 jam dari surat edaran sebelumnya hingga pukul 21.00 Wita. Ketentuan ini berlaku mulai 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021.
Asisten II Pemkot Parepare, Suriani menekankan dengan surat edaran terbaru, dimana tidak ada lagi aktivitas di atas pukul 22.00 Wita.
“Aktivitas makan dan minum di tempat juga hanya sampai pukul 22.00 Wita dengan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas ruangan. Layanan pesan antar hanya sampai pukul 23.00 Wita. Dan tidak diperkenankan kegiatan live music,” ingat Suriani, Rabu, 24 Februari 2021.
Bagi apotek dan toko obat tetap beroperasi secara normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Surat edaran ditanda tangani Forkopimda, Senin, 22 Februari 2021, Wali Kota Parepare selaku Ketua Satgas Covid-19 Parepare Dr HM Taufan Pawe, Dandim 1405 Mallusetasi Wakil Ketua I Letkol Czi Arianto Wibowo, Kapolres Parepare Wakil Ketua II AKBP Welly Abdullah, Ketua DPRD Parepare Wakil Ketua IV Hj Andi Nurhatina Tipu, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Wakil Ketua V.
“Pemerintah Kota melalui Satgas akan terus melakukan evaluasi terhadap penyebaran Covid-19 di Parepare, dan upaya-upaya untuk memulihkan ekonomi,” kata Suriani.
Sementara data terbaru terkait perkembangan Covid-19 di Parepare, Selasa 23 Februari 2021, angka terkonfirmasi positif Covid-19 secara akumulatif 1363 orang. Namun yang sembuh sudah 1238 orang.
Angka meninggal secara akumulatif 43 orang, dan tersisa 82 kasus aktif, serta kontak erat dalam pemantauan 14 orang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Rachmawaty Natsier mengatakan, ada penambahan 17 kasus baru per 23 Februari 2021. “Penambahan 17 kasus baru ini meningkat dibanding sehari sebelumnya hanya 1 kasus, bahkan ada 11 orang yang sembuh. Tapi kami terus berupaya menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandas Rachmawaty yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Parepare. (Ai)
















