PAREPARE, SUARA AJATAPPARENG — DPRD Kota Parepare melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog menyusul laporan masyarakat terkait lonjakan harga beras, Rabu (9/7).
Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, menyatakan sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat yang meningkat dalam beberapa hari terakhir. “Sidak ini kami lakukan karena laporan mengenai kenaikan harga beras sangat kencang, baik melalui telepon langsung ke anggota DPRD maupun di media,” ungkapnya.
Kaharuddin menekankan bahwa stabilitas harga beras merupakan perhatian utama DPRD karena beras adalah kebutuhan pokok masyarakat. “Tugas Bulog adalah menstabilkan harga. Selain menyerap gabah petani, Bulog juga bertanggung jawab menjaga agar harga beras tetap normal,” jelasnya.
Dari hasil sidak, Bulog Parepare mencatat stok beras sebanyak 105 ton, lebih banyak dari perkiraan. Bulog berencana segera menyalurkan beras melalui sistem penyaluran SPHP (Sistem Penyaluran Harga Pokok) kepada 40 pengecer yang telah terdaftar. “Kami pastikan penyaluran ini akan segera dilakukan agar harga beras kembali stabil di pasaran,” pungkas Kaharuddin.(*AD).

















