JAKARTA, SUARA AJATAPPARENG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus memperkuat reformasi internal sebagai bagian dari modernisasi tata kelola organisasi. Hal itu ditegaskan dalam rapat maraton Tim Penyempurnaan PD/PRT PWI Pusat yang berlangsung 21–22 November 2025 di Gedung Dewan Pers, Jakarta.
Rapat dipimpin Ketua Tim, Zulkifli Gani Ottoh, dan diikuti jajaran lengkap anggota tim. Sejumlah keputusan penting dihasilkan, terutama terkait penyelarasan regulasi dan penguatan sistem etik.
PD/PRT Resmi Berubah Menjadi AD/ART
Mengacu pada ketentuan UU Ormas, PWI menyepakati perubahan nomenklatur PD/PRT menjadi AD/ART. Langkah ini menegaskan komitmen organisasi untuk semakin tertib regulasi dan modern.
“Perubahan ini adalah penyelarasan administratif agar PWI lebih profesional dalam tata kelola,” ujar Zulkifli Ottoh.
Selain itu, beberapa bidang organisasi juga diperbarui, termasuk perubahan Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan menjadi Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, serta penyempurnaan Departemen TNI dan Polri menjadi Departemen Hankam, TNI, dan Polri.
Majelis Tinggi Sebagai Mahkamah Etik Tertinggi
Rapat juga menyepakati pembentukan Majelis Tinggi Organisasi, lembaga baru yang berfungsi sebagai mahkamah etik tertinggi di PWI. Putusan lembaga ini bersifat final setelah proses di tingkat Dewan Kehormatan Provinsi dan Pusat.
Wakil Ketua Tim, Djoko Tetuko, menegaskan pentingnya Majelis Tinggi dalam memperkuat integritas organisasi.
Penguatan Sistem Keanggotaan dan Tata Kelola Daerah
Tim juga membahas penegasan syarat integritas anggota, kepatuhan terhadap KEJ dan KPW, hingga mekanisme pengesahan kepengurusan PWI di daerah. Koordinasi antara PWI Pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diperkuat agar tata kelola berjalan lebih solid.
Finalisasi Akhir Desember, Pengesahan di KONKERNAS 2026
Rapat lanjutan dijadwalkan 12–13 Desember 2025 untuk merampungkan AD/ART, KEJ, dan KPW. Seluruh dokumen hasil penyempurnaan akan dibawa ke KONKERNAS PWI 2026 di Serang, Banten, bertepatan dengan rangkaian Hari Pers Nasional 2026, untuk dibacakan dan disahkan.
Modernisasi ini menjadi langkah besar PWI dalam menjaga profesionalisme dan adaptasi organisasi wartawan tertua di Indonesia di tengah perubahan ekosistem media.(**)

















