PAREPARE, SUARAJATAPPARENG.COM – RSUD Andi Makkasau adalah satu-satunya rumah sakit rujukan diwilayah Ajatappareng (Sebelah Utara Provinsi Sulawesi Selatan) yang harus siap menerima resiko.
Lonjakan kasus Covid-19 terjadi, melalui manajemen RSUD Andi Makkasau Pemkot Parepare telah melakukan langkah antisipasi sejak dini.
Hal ini dibenarkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggraeny Sari.
Menurut dr. Renny, total pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau saat ini sebanyak 36 orang, terdiri dari warga Parepare sebanyak 30 orang dalam kota (DK) dan warga Luar 6 orang luar kota (LK), dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif 19 orang (15 DK, 4 LK), dan suspek 17 orang (15 DK, 2 LK) pasien, dan menunggu hasil.
“Tadi malam jam 02.00 meninggal 1 orang warga Jalan Agussalim, warga Tirosompe dan dan tadi pagi 7.40 meninggal 1 pasien lagi warga jalan Ahmad Yani km 5.” Ulas dr. Renny lewat WAnya.
Meskipun lonjakan kasus Covid-19 terjadi, namun RSUD. Andi Makkasau selalu siap mulai dari persediaan stock obat dan oksigen (masih mencukupi), 8 TT ICU, 5 TT NICU, 48 TT isolasi biasa, 1 kamar operasi khusus 3 mesin HD hingga fasilitas lainnya telah dinyatakan cukup memadai serta Tenaga kesehatan masih memadai. Kata Direktur RSUD Andi Makkasau ini lewat WA kepada suarajatappareng.com. Jumat, 23 Juli 2021.
Namun kata dia, melonjaknya pasien Covid tersebut, fasilitas di RSUD Andi Makkasau saat ini masih memadai dan terkendali. (*Yasmin)

















